Mudah-mudahan hal ini bisa disiasati teman-teman Pusat Sumber Belajar dengan turut menyebarluaskan ke sekolah lain ...
JAKARTA (Ant/Lampost): Program buku elektronik (e-book) dinilai hanya memberi kemudahan bagi anak sekolah di perkotaan karena mudah mengakses jaringan komunikasi internet.
"Selama ini, program e-book hanya bermanfaat untuk sekolah-sekolah di daerah perkotaan, sedangkan di perdesaan, bahkan di daerah-daerah pelosok tidak ada manfaatnya," kata pengamat pendidikan dari Universitas Paramadina Jakarta, Utomo Dananjaya.
Menurut dia, sekolah-sekolah yang ada di pelosok desa hingga kini masih jauh dari sarana dan prasarana pendidikan yang memadai, seperti tidak adanya listrik, komputer, jaringan internet dan lain sebagainya.
"Saya nilai program e-book ini sia-sia dan dianggap pemborosan," kata Utomo seraya menyebutkan beberapa daerah seperti di Provinsi Papua, Kalimantan, dan beberapa wilayah yang belum dijangkau jaringan listrik otomatis masih sulit diterapkan.