Rela Berbagi Ikhlas Memberi

Uji Kompetensi Guru sebagai Suatu Tolok Ukur Profesionalitas Guru


By Sumarsih Hanief - Posted on 27 Juli 2012

Beberapa hari lagi guru-guru PNS se-DIY akan menempuh Uji Kompetensi Guru ( UKG). UKG dilaksanakan tanggal 30 Juli -2 Agustus 2012 di TUK-TUK yang sudah di tunjuk. Menurut pedoman UKG, sebenarnya ujian ini dilakukan dua tahap, tahap online dan tahap manual. Tujuan dari ujian ini adalah untuk memetakan kompetensi guru menjadi beberapa kelompok sesuai dengan kompetensinya. Pengelompokan ini dimaksudkan untuk pelaksanaan Pengembangan Keprofesionalan Berkelanjutan. Menurut LPMP, hasil yang diperoleh nanti tidak ada kaitannya dengan tunjangan sertifikasi. Pernyataan ini  merupakan setetes embun penyejuk bagi kekhawatiran sementara guru yang merasa tunjangan profesinya akan segera melayang jika tidak lulus UKG.

Terlepas dari kekhawatiran akan hasil UKG, menurut penulis, UKG mutlak diperlukan. Mengapa ? Karena UKG akan membedakan guru berdasarkan kompetensi yang dimiliki. Ada suatu standar kompetensi yang harus dimiliki seorang guru. Kalau tidak dapat memenuhi standar kompetensi yang didinginkan, maka guru tersebut harus mau belajar dan berjuang lagi agar dapat memenuhi standar tersebut. UKG dapat menjadi umpan balik positif bagi guru tersebut. Kompetensi Guru meliputi 4 Komponen : Kompetensi Pedagogik, Kompetensi Akademik, Kompetensi Sosial dan Kompetensi Kepribadian. Harapannya dari UKG akan diperoleh data pemetaan kekurangan dan kelebihan seoerang guru. Sehingga seorang guru tersebut dapat menindaklanjuti hal tersebut dengan positif. Semuanya demi peningkatan kompetensi Guru tersebut. Kompetensi guru yang baik akan menjadi modal yang baik pula untuk proses pembelajaran yang diampunya.

Menilik dari kemutlakan dilaksanakannya UKG tersebut, kita sebagai guru seharusnya dapat menyikapi UKG dengan arif sesuai porsinya. Maksudnya ? Berhubung hasil UKG adalah untuk pemetaan kompetensi, maka kita seharusnya bersikap tenang dan tidak boleh panik. Ini adalah seperti ujian yang biasa kita lakukan pada anak didik kita. Silahkan dipersiapkan dengan sebaik-baiknya, misalnya mengunduh kisi-kisi dan mempelajarinya, mempelajari referensi yang terkait dengan kisi -kisi, menyelenggarakan bedah kisi-kisi sesuai mata pelajarannya dilanjutkan dengan ujicoba dan lain-lain. Hal- hal tersebut akan menyiapkan secara materi dan mental dalam menempuh UKG. Jika semua hal tersebut sudah dilakukan, maka tidak akan ada alasan untuk berbuat curang, menyontek, apalagi perjokian. Ditambah lagi mengingat tujuan awal dari adanya UKG ini dan  agar UKG benar-benar mencerminkan kenyataan yang senyatanya, maka tindakan -tindakan rekayasa tidak dibenarkan.

Mengenai keterampilan penggunaan komputer, jangan berlebihan dalam menyikapi. Keterampilan akan dapat dikuasai jika giat berlatih. Dengan giat berlatih mengoperasikan komputer maka kepanikan akan dapat dikikis dengan sendirinyan. Maka, mari kita belajar bersama-sama. Ibarat pepatah lama Rajin Pangkal Pandai, Belajar keras Pangkal lulus, Berusaha dan berdoa pangkal sukses. Semoga..!

 

mazguru
User offline. Last seen 19 pekan 6 hours ago. Offline
Joined: 16/04/2009

TRY OUT UKG BESERTA KISI-KISI TERBARU LENGKAP, silahkan kunjungi http://mazguru.wordpress.com/2012/07/30/try-out-ukg-beserta-kisi-kisi-le...

warsidi
User offline. Last seen 41 pekan 6 hari ago. Offline
Joined: 31/07/2012

Untuk soal mata pelajaran Fisika SMA masih banyak soal yang salah (tidak lengkap dan tidak ada jawaban), sehingga membingungkan peserta UKG...untuk ke depan sebelum di ol kan soal yang ada di bank soal harus di cek dulu (tabel, rumus, gambar, grafik), dan banyak soal berulang...justru soal yang tidak lengkap....

HARDIWIJAYA
User offline. Last seen 42 pekan 2 hari ago. Offline
Joined: 19/07/2012

tolong disediakan soal-soal dan kisi-kisi UKG

Nursyam78
User offline. Last seen 11 pekan 1 hari ago. Offline
Joined: 13/02/2010

Uji kompetensi guru memang suatu keniscayaan agar jaminan kompetensi guru terus dapat dikontrol. Baik melalui ujian maupun diklat peningkatan kompetensi.
Khusus untuk uji kompetensi yang perlu penjaminan adalah validitas instrumen yang digunakan. Harus ada validitas empirik maupun kelayakan sebelum digunakan. karena sesungguhnya instrumen ujian berfungsi sebagai meteran (alat ukur) yang harus diyakini akurasinya. Seperti sebuah termometer, harus mampu mengukur suhu dengan benar.
Berkaitan dengan soal uji kompetensi guru fisika SMA yang baru saja dilaksanakan, terdapat 14 nomor bermasalah, terdiri dari: 7 soal tidak lengkap (grafik, gambar, tabel yang digunakan sebagai stimulus tidak ada), 4 soal tidak ada jawaban yang benar, 2 soal memiliki gambar yang salah, dan dua soal tidak sesuai opsi jawabannya.

suroso
User offline. Last seen 3 pekan 2 hari ago. Offline
Joined: 21/04/2010

Semoga dengan Uji Kompetensi Guru menambah profesionalitas guru, yang nantinya menambah kepercayaan dari Pemerintah dan masyarakat pada umumnya, tentang tugas dan tanggung jawab seorang guru dalam menjalankan tugasnya sebagai Pendidik Bangsa...

gami sukarjo
User offline. Last seen 2 hari 8 hours ago. Offline
Joined: 03/08/2010

Saya apresiatif atas tulisan tentang UKG. Tapi menurut saya model pengujian kompetensi seseorang dengan tes pilihan ganda tidak dapat menggambarkan kompetensi sebenarnya. Apalagi jika model tes PG untuk mengukur kompetensi guru. Beberapa ranah kognitif guru terkait dengan profesinya memang bisa diukur dengan alat ini. Namun penilaian aspek kepribadian, pedagogik dan sosial tidak mungkin dijangkau secara tepat tanpa melalui rekam jejak atau pengamatan. Jadi, sebagai guru, yaaa...mari kita nikmati saja. Bagi yang mencapai batas kompetensi (70) nggak perlu merasa telah menjadi guru profesional, dan bagi yang masih di bawah KKM jangan kecil hati apalagi putus asa. Sebab sebenar-benarnya yang bisa menggambarkan profesionalitas dan kompetensi kita sebagai guru adalah bagaimana kemampuan kita mendidik siswa menjadi siswa yang makin berprestasi di satu sisi dan berbudi pekerti di sisi lain.

aspin
User offline. Last seen 8 pekan 1 hari ago. Offline
Joined: 16/02/2012

UKG keren !
k0mentar-k0mentar apapun yang meny0r0ti UKG sudah pasti kebanyakan datangnya dari mereka-mereka yang belum mencapai KKM 70, jujur saja memang masih banyak guru yang kurang cerdas.......ay0 cerdaskan guru ind0nesia
Lanjutkan !

Supandi Rusman
User offline. Last seen 2 pekan 5 hari ago. Offline
Joined: 04/03/2011

pertama-tama saya ucapkan selamat kepada yang membuat soal-soal ukg sebab memang masih banyak kesalahan, sehingga hasilnya tak tahu akan dibawa kemana. sebetulnya amat sangat bagus kegiatan ukg ini untuk melihat peta kompetensi guru di Indonesia, kalaulah soalnya memang dapat di buat dengan kesungguhan tidak hanya dengan asal-asalan. ok bravo ukg

kusyanto
User offline. Last seen 5 hari 16 hours ago. Offline
Joined: 01/12/2010

Selamat dan sukses untuk yang sudah UKG, dampak positifnya ya guru mau belajar lagi .oke
https://sites.google.come/site/smankarangrayung/pkn

mawar palupia
User offline. Last seen 9 pekan 5 hari ago. Offline
Joined: 07/01/2011

UKG, salah satu cara memacu agar lebih profesional bagi guru, bila sebagai tolok ukur kemampuan guru sepertinya jauh dari harapan. Dan tim pelaksana-pun sepertinya perlu diuji lebih dulu dengan perangkatnya sehingga kegagalan demi kegagalan pelaksanaan di berbagai daerah dan berbagai mata pelajaran seharusnya tidak terjadi. Mau membuat skor penilaian ? Silahkan hitung sendiri skor untuk tim UKG dari yang seharusnya..... Nilainya mencapai 70 atau tidak yaaa.
Teknis UKG sepertinya sudah waktunya diterapkan dalam pembelajaran di semua jenjang sekolah, Bagaimana dengan standar prasarana untuk sekolah? PR bagi dunia pendidikan kita...

kundoyo
User offline. Last seen 41 pekan 5 hari ago. Offline
Joined: 29/12/2011

Sebelumnya saya ucapkan selamat bagi yang sudah mencapai nilai minimal 70.Saya sendiri belum mencapai nilai 70 dan saya menyadari kalau memang tidak bisa mengerjakan soal-soalnya, tapi sayang banyak soal yang tidak ada jawabannya.Lagi pula ketika diulang mau mengerjakan yang belum terjawab malah ngebleng, pilihan jawabannya tidak ada.Jadi mohon pembauatan soalnya diperbaiki lagi......terima kasih.

Asep Supriatna Asbe
User offline. Last seen 35 pekan 2 hari ago. Offline
Joined: 28/12/2009

Apakah bobot soal-soal Fisika, Matematika, Kimia, Ekonomi/Akuntansi yang memerlukan waktu dalam mengerjakan soalnya, sama dengan bobot soa-soal untuk mata pelajaran yg lainnya (misalnya soal kesenian atau sejarah) yang jumlah soalnya sama banyaknya, 100 soal.
Saya guru Fisika hanya dapat mengerjakan sampai no 65, setelah saya lihat waktunya tinggal 5 menit lagi(nilai yg dijawab benar paedagogik 22 dan materi fisika 29).
Ya memang benar banyak soal yang tidak ada jawabannya, tidak ada gambar, grafik, hanya ada opsen saja, soalnya tidak jelas. apa yang ditanya sebenarnya dari soal tersebut karena tidak lengkap data tabel atau grafiknya.
Mungkin soal dari pusatnya lengkap tetapi komputer di masing2 lokasi UK ada aplikasi yang tidak tersedia atau tidak sesuai dg pusat sehingga tidak muncul gambar dan grafiknya.
Kesan saya UK ini hanya untuk pemenuhan kebutuhan PROYEK yang sudah terlanjur disepakati pemerintah yg berwenang saja. Perlu pemikiran yang matang dan sosialisasi yang menyeluruh, ingat negeri kita masih banyak daerah yang tidak mengenal dunia IT.

zhon
User offline. Last seen 24 pekan 3 hari ago. Offline
Joined: 14/07/2011

UKG BAHASA INGGRIS OK. alias setuju 100%. namun mohon kami diberi kesempatan untuk kedua kalinya. karena pada tahap I kami banyak gagal disebabkan
1. Kurangnya info dan sosialisasi UKG yang kami terima.
2. Adanya gangguan aliran listrik di TUK sehingga kami menunggu sampai 5 jam baru dapat giliran. konsentrasi buyar.
3. Kisi- kisi yang ada , mohon diberikan contoh soal agar lebih mudah mempelajarinya

Bismi
User offline. Last seen 41 pekan 4 hari ago. Offline
Joined: 06/08/2012

UKG sebenarnya bisa mendorong guru-guru untuk 'belajar' dan terus 'belajar', terbukti guru-guru sangat serius dan antusias belajar dalam menghadapi UKG. Sayangnya, dalam pelaksanaan UKG online byk terjadi eror. Pengalaman saya, ada lebih 10 soal kimia yang soalnya ada, tetapi jawabannya tidak ada. Ini tentu akan sangat sulit bagi pihak terkait untuk melakukan pemetaan hasil UKG, kalaupun hasilnya dipaksakan untuk pemetaan, tentu akan sangat tidak valid.

diva binti siswanto
User offline. Last seen 15 pekan 5 hari ago. Offline
Joined: 11/11/2011

UKG bagi saya pribadi sangat bermanfaat untuk mengukur sejauh mana kemampuan saya menyelesaikan soal-soal matematika dan pedagogiknya, walaupun hasil yang saya peroleh jauh dari harapan. Dengan demikian saya menyadari sehingga saya harus lebih banyak belajar. Terlepas dari hasil yang sy peroleh, mohon dengan segala hormat kepada Bpk MENDIKBUD untuk sudinya melakukan telaah soal terlebih dahulu sebelum soal diujikan, sehingga hasilnya lebih bisa dipertanggungjawabkan. terimakasih

syarif-soppeng
User offline. Last seen 6 hari 2 hours ago. Offline
Joined: 19/08/2009

Saya melihat positifnya dari segi IT, banyak guru utamanya SD, "terpaksa" melirik komputer anaknya gara2 UKG, untuk yang lainnya masih perlu diperbaharui.

Maju terus UKG kembangkan teknisnya sehingga sistem ini me"NASIONAL"
TAPI
Jangan sampai berimbas ke yanglain2 Ya.... atau dijadikan alasan ini itu yang ujung2nya merugikan guru

tisna16
User offline. Last seen 1 hari 8 hours ago. Offline
Joined: 05/03/2009

Sayang UKG tidak dilaksanakan dengan serius, jumlah soal yg tidak manusiawi, terutama pelajaran Matematika dan fisika, banyak soal yg tidak ada jawabannya dan soal tidak lengkap serta salah tanda. Distribusi materipun tidak merata.

muchtar sangaji
User offline. Last seen 40 pekan 4 hari ago. Offline
Joined: 11/08/2012

Niat baik dari program kemendikbud ini patut diancungi jempol karena memotivasi para pendidik untuk terus belajar , terlepas dari persoalan kontoversial tentang penggunaan anggarannya dan masalah tekhnis UKG yang terjadi di beberapa daerah di Indonesia, akan tetapi perlu diingat bahwa tes di atas kertas atau apapun bentuknya dengan nilai yang bagus belum menjamin kualitas para pendidik dalam proses kbm di dalam kelas , pandai dalam teoritis belum tentu mahir dalam praktek dan ada pula yang pandai dalam praktek tetapi kurang mahir dalam teoritis jadi , sebaiknya anggaran itu digunakan untuk pemerataan fasiitas sekolah dari pusat ke daerah atau sekarang diubah pemerataan fasilitas dari desa ke kota dari daerah ke pusat . Salam Sukses buat seluruh Pendidik Indonesia

Merta
User offline. Last seen 13 pekan 2 hari ago. Offline
Joined: 02/07/2010

UKG memang ok... untuk mengetahui kompetensi guru, tolong dong KKM nggak bisa diturunkan? pakai aja 45 karena mencapai 70 sih berat apalagi guru-guru yang sdh tua berumur malas belajar (kurang update ilmu )dan banyak urusan, pikun, gaptek sedang tugas menanti mengasuh anak didik belum lagi kegitan sosial.... gitu...looo...

supriyatisaleh
User offline. Last seen 38 pekan 5 hari ago. Offline
Joined: 30/01/2012

UKG memang diperlukan dan sangat senang bagi guru yang mampu dan menguasai pelajarannya, saya pikir guru indonesia harus di pacu dengan berbagai cara supaya mau berusaha untuk maju dan memperbaiki kompetensinya. saya sangat setuju sekali dengan UKG, bravo UKG.....!

msaleh
User offline. Last seen 8 pekan 6 hari ago. Offline
Joined: 18/05/2010

Mari kita sukseskan program kemendikbud ini, kita sambut niat baiknya, demi guru Indonesia yang profesional, uji satu, dua, atau tiga kali mungkin belum lulus, tapi uji keempat kali saya rasa bisa lulus, yang penting kita mau berubah ke arah yang baik, ya teman-teman ....!

mazguru
User offline. Last seen 19 pekan 6 hours ago. Offline
Joined: 16/04/2009

Banyak kritik dari masyarakat peduli pendidikan serta dari pihak guru sendiri mengenai pelaksanaan UKG.

Seharusnya pemerintah khususnya Kemendikbud menanggapi dengan serius kritik dan saran dari masyarakat, bukan malah mencari alasan yang dibuat-buat untuk menutupi kekurangan dan kesalahan.

Semoga pendidikan Indonesia semakin maju dan berkarakter !!

cepitem
User offline. Last seen 9 pekan 1 hari ago. Offline
Joined: 04/11/2011

UKG, saya beri apresiatif yang baik dengan UKG ini, terutama dengan penggunaan IT berbasis kompter & internet dalam pelaksanaannya, karena masih banyak guru yang masih bingung menggunakan perangkat komputer dengan baik, jadi mau tidak mau ya harus sedikit belajar.
tapi disisi lain saya sangat menyayangkan, karena soal-soal yg dipilih dan digunakan terkesan asal asalan utamanya fisika dan matematika, masih banyak soal yg salah, pangkat ga jelas, bahasanya kurang baik, ga ada gambar & satuan yg digunakan salah.
Tapi walaupun demikian saya masih berharap mudah mudahan kedepan UKG ini akan semakin baik lagi. dan bisa memotivasi para rekan guru untuk meningkatkan kemampuannya.
Muju terus Guru Indonesia - Mari kita terus belajar ... !!!

Sumarsih Hanief
User offline. Last seen 5 pekan 4 hari ago. Offline
Joined: 11/11/2011

Trimakasih, atas komentarnya, yang terpenting bagi kita, tetap meningkatkan profesionalisme, UKG sebagai suatu test jangan menjadi momok, atau kendala untuk terus maju