Rela Berbagi Ikhlas Memberi

selamatkan anak bangsa !


By smapgrickp - Posted on 15 Juli 2010

Aneh sungguh aneh kalau masih ada sekolah yang sangat gampang mengeluarkan anak didik (siswa) jika melanggar tata tertib sekolah, kamu tidak sekolah, kamu bolos, kamu meroko,..............kamu keluar... get out !!!  yang sepertinya sekolah tersebut tidak mau pusing dengan anak tersebut..maunya enak-enak saja pengennya anak-anak yang baik saja..apakah bapak/ibu guru juga sudah merasa baik mengajarnya.....yang bener aja apakah bapak/ibu guru waktu sekolah dulu termasuk anak baik sukur kalau iya...tapi kalau tidak alangkah malunya ....seperti melihat cermin.

sekolah bukan pengadilan yang dengan gampang memponis bersalah atau berdosa dan dihukum...sekolah harus bisa menjadi tempat aman bagi anak-anak yang bermasalah...guru bukan jaksa, bukan hakim tapi harus jadi dewa penolong dalam kegelapan.

berpikir bijaksana dan mencoba untuk menilai kebaikan walau sedikitpun....

selamatkan anak bangsa bukan memaki dan membuangnya begitu saja

www.ujangherman.blogspot.com

smapgrickp
User offline. Last seen 1 tahun 28 pekan ago. Offline
Joined: 25/01/2009

setuju bosss

syarif-soppeng
User offline. Last seen 13 hours 11 mnt ago. Offline
Joined: 19/08/2009

Kalau saya sih itu tidak aneh lagi... sudah waktunya "beberapa" sekolah menerapkan sistem itu. hanya yang mau belajar saja yang diterima yang tidak mau silahkan get Out

Kalau dibandingkan dengan dunia kerja sekarang mohon maaf yang tidak terampil akan tergilas oleh zaman.

Kalau sekolah Maju sih... pasti maunya begitu. hehehehe....
Habis banyak yang antri mau masuk sih...

Kalau sekolah nomer sekian dengan pendaftaran pas2an apa boleh buat.

wayan
User offline. Last seen 2 hari 3 hours ago. Offline
Joined: 11/01/2010

Sok terapi, klo sering bolos, meroko, dll sejenisnya cuma ditegur aja... kyknya ga mempan. Klo sibuk membimbing anak yg bermasalah, kpn mbimbing anak yang berprestasi? Sekali lagi, sok terapi.... TQ

hisar silaban
User offline. Last seen 1 tahun 29 pekan ago. Offline
Joined: 21/07/2010

Bila dibandingkan dengan Pendidikan ( Bersekolah ) jaman dulu... mungkin sikap yang seperti itu ( memarahi, memukul,dsb )lumrah, namun saat ini hal tersebut tidak lagi manusiawi. Mari kita didik anak bangsa ini dengan penuh kasih dan cinta agar mereka ( anak bangsa ini ) melanjutkan / mengisi kemerdekaan ini penuh dengan kasih dan cinta!Thanks.....

M ASWIN SE
User offline. Last seen 1 tahun 26 pekan ago. Offline
Joined: 21/07/2010

JANGAN HANYA ANAK BANGSA BOS, BAPAK DAN MAMAKNYA JUGA HARUS IKUT BIMTEK SECARA BERGILIR.... HA..HA

mazguru
User offline. Last seen 4 hari 3 hours ago. Offline
Joined: 16/04/2009

SETUJU BOZ, SEHARUSNYA GURU LEBIH ARIF DAN MENDIDIK DENGAN PENUH KASIH SAYANG.

MARI KITA DIDIK ANAK BANGSA DENGAN BAIK, KARENA ITU AMANAT KITA SEBAGAI GURU DAN ORANG TUA.

"Hanya masyarakat yang berpendidikan dan berkarakterlah yang lebih menentukan kejayaan suatu bangsa.

Untuk itu marilah kita didik anak kita dengan cara yang tepat agar mereka tidak hanya pandai melaikan juga ber AKHLAK mulia.

Jika setiap keluarga di Indonesia mau melakukan untuk keluarganya sendiri saja, maka Indonesia yang Kuat akan segera terwujud dengan sendirinya tanpa perlu konsep yang rumit dan berbelit-belit juga tanpa perlu anggaran yang merepotkan negara.

Ya.. semuanya dimulai dari keluarga dan lebih tepatnya keluarga kita sendiri!

Bangsa ini sungguh tergantung pada kekuatan keluarga-keluarga yang tersebar diseluruh wilayah nusantara.

Mari kita Bangun INDONESIA YANG KUAT DARI KELUARGA !"

from : http://ayahkita.blogspot.com

nurlinaspt
User offline. Last seen 8 pekan 3 hari ago. Offline
Joined: 09/06/2010

Bukankan kehidupan bangsa bergulir bukan hanya karena dorongan orang-orang yang dulunya pas sekolah dia pintar dan penurut tapi juga oleh kolaborasi orang pas-pasan, pintar atau bandel tapi berhasil sadar..... ah kalo mau jujur setiap pribadi punya potensi dan kompetensi. Itulah tugas mulia guru untuk menggalinya.