AGAR KIMIA DISUKAI SISWA
Banyak siswa yang tidak menyukai pelajaran kimia karena gurunya,banyak juga siswa yang menyukai pelajaran kimia karena gurunya. Artinya bahwa guru sangat berperan terhadap cara pandang siswa terhadap mata pelajaran yang disukainya, oleh karena itu barangkali harus sering ada penyegaran terhadap pribadi guru agar dapat meyakinkan kepada siswa sehingga mata pelajaran yang diajarkan senantiasa menarik... ada saran?
atom tidak bisa berdiri sendiri pada alam dia senantiasa besenyawa, sehingga jika dikaitkan dengan alam bagaimana caranya agar siswa mengenal atom, lebih-lebih memahami kenapa nomor atom sekian dan bagaimana mengukur massa atom?
siapa bilang anak tdak suka mp kimia.arahkan apa maunya anak.
> Kesan pertama yang digulirkan tentang "KIMIA" adalah mata pelajaran yang menakutkan peserta didik, alternatif penyelesaian masalah tersebut: buat pembelajaran menjadi menyenangkan dengan berbagai model pembelajaran yang menyenangkan baik melalui CTL atau Cooperative Learning, dll.
> Kesan kedua Guru Mata Pelajaran Kimia mengajarkan materi pembelajaran dimulai dari yang Abstrak, Alternatif penyelesaian masalah tersebut: Belajarkan peserta didik pada pembelajaran yang nyata sesuai dengan kehidupan sehari-hari yang dialami oleh peserta didik.
> Gunakan Media yang mudah didapat dilingkungan sekitar sekolah atau mudah dibawa oleh peserta didik.
> Guru wajib melek perkembangan Teknologi, karena dengan teknologi kita akan memiliki alternatif dalam pengembangan proses pembelajaran.
ini hanya saran,terima kasih,
>PELAJARAN KIMIA BANYAK YANG TIDAK SUKA TETAPI BANYAK JUGA YANG SUKA,hal ini bisa terjadi karena minat yang berbeda diantara siswa.....ini harus benar2 kita pahami
>saran saya...mari kita sama2 mengarahkan pembelajaran kita dalam bentuk yang lebih nyata...sehingga dapat merespon minat siswa....dan menumbuhkan sifat keingintahuan mereka...kalau hal ini sudah tercapai saya yakin belajar kimia menjadi hal yang sangat menarik..
siswa bila pelajaran kimia banyak yang suka bila diajak ke laboratorium itu tentunya untuk materi yang bisa dilakukan di lab.karena akan menambah keingintahuan siswa dan ganti suasana belajar.Atau juga diberi contoh-contoh dalam kehidupan sehari -hari dan itu pasti menimbulkakan pertanyaan bagi siswa dan akhirnya ia mau mencari
Saya setuju dengan dwi utami, akan tetapi tidak semua sekolah mempunyai sarana yg memadai, terutama laboratorium. Dari yang saya lihat selama ini, pemahaman gurulah yang terpenting. Kalau dibilang sulit, kimia ini cukup sulit dan kompleks. Guru yang mengajarkan kimia harus paham dan benar-benar mengerti konsep dari materi ajarnya. Yang sering terjadi adalah, guru sendiri kurang paham, sehingga yang muncul adalah senjata guru yg kurang paham, yaitu "marah2x" yang cenderung membuat siswa kehilangan motivasi belajar.
apakah ada beasiswa ke jerman?
Agar kimia dapat diterima siswa, sebelum guru menjelaskan berbagai masalah kimia yang kompleks lihat dulu sejauh mana pemahaman siswa tentang kimia dan star belajarnya dimulai dari pemahaman dasar siswa tersebut. Guru dapat mengetahui tingkat pemahaman dengan pertanyaan sederhana.
Semuanya Benar deh.....
karena semua tergantung dari lingkungan yg kita ajar,,, jadi pintar pintar kitalah membuat suasana belajar yang menyenangkan salah satunya dengan menggunkan IT
tp kadang kadang msh ada juga siswa gak suka tp insa allah itu alamia karena segala sesuatu ada yg suka ada juga yg tdk suka hehehe
Kuncinya di mana ada kemauan di situ ada jalan, sama dengan belajar. bagaimana membuat siswa/peserta didik ada kemauan belajar. Salah satu metodennya adalah lewat kemitraan (Tutor sebaya: Bisa gurunya bisa juga temannya sebagai tutor sebaya). Soal pelajaran sulit, itu tak bisa jadi alasan. Kata orang bijak: Bagaimanapun sulitnya suatu pelajaran kalau ada kemauan maka pelajaran sulit menjadi mudah, sebaliknya bagaimanapun mudahnya pelajaran kalau tidak ada kemauan mempelajarinya itu jadinya sulit. Jadi kuncinya: membuat siswa mau belajar. Caranya sangat pareatif, tergantung kreativitas gurunya. Bisa dicoba tutor sebaya, untuk sementara tutor sebaya saya anggap cukup bagus, apalagi jika digabung dengan pembelajaran Imtaq-Pendikar.Tapi saya yakin teman-teman guru banyak yang lebih kreatif lagi. Selamat berfastabiqulkhaerat, semoga rahmat Allah menjadi balasan aktivitas kita di bidang pendidikan.
Siapa sih yang mengatakan pelajaran Sains itu gampang, sepertinya jarang? Tapi susah bukan berarti tidak suka kan? Menyenangkan atau tidak bergantung pada cara guru mengemasnya dalam proses pembelajaran. Buktinya: walaupun susah, ada aja tiap tahun anak didik saya yang lulus melanjutkan PT ke jurusan Kimia, nah...lho....?
wah,, jadi menurut kalian smua mana yg lebih gampang dr FISIKA, BIOLOGI, KIMIA, MATEMATIKA untuk tingkat SMA ?? n_n
bukan gampang, bukan juga sukar, tapibagaimana kita mau memahaminya pasti bisa ok
ASSALAMU 'ALAIKUM WR.WB.
YG TERPENTING ADALAH KEIHLASANNYA DALAM BELAJAR, SEMUA MUDAH JIKA ALLAH MEMUDAHKAN. MOHONLAH PERTOLONGAN ALLAH AGAR BELAJAR KTA DIRAHMATI. BELAJAR YG DIRAHMATI AKAN MENGHASILKAN KEBAHAGIAAN HAKIKI. UNTUK MEMPEROLEH RAHMAT ALLAH, HANYA SATU KUNCINYA YAITU KEMBANGKAN PEMBELAJARAN INTEGRASI IMTAQ-IPTEK. MARI KITA SUKSESKAN PEMBELAJARAN IMTA/PENDIKAR DAN IPTEK KE SEMUA MAPEL.
SELAMAT BERJUANG.
WASSALAMU 'ALAIKUM WR.WB.
Bahan ajaran kimia dapat dipermudah
dan bahan ajaran dapat diajarkan melalui persentasi di dalam membuat persentasi kita dapat mengedit tampilan pembelajaran kita dapat membuat materi lebih enak dilihat dan tidak menjenuhkan siswa
seperti ulasan gambar untuk contoh soal dalam belajar
Peserta didik adalah individu yang berbeda, baik dari sudut pandang tentang kimia, ataupun dari maindsetnya mengenai pelajaran kimia, dari perbedaan sudut pandang atau maindset peserta didik maka akan timbul opini dan imajinasi yang berbeda pula. tentu saja penjelasan yang sangat sederhana dan mudah dimengerti peserta didik tentang kimia adalah modal awal untuk memberi kesan bahwa kimia itu mudah, kimia itu menarik, sikap ini akan berlanjut terhadap rasa suka terhadap pelajaran kimia
kimia selalu berkaitan dengan kehidupan kita. menurut saya, jika kita bisa menghubungkan materi yang diajarkan dengan kehidupan siswa sehari-hari, apalagi dengan hal yang sedang terjadi saat itu, pasti lebih disukai oleh siswa. semakin kenal, maka siswa semakin sayang, maka siswa semakin kiat dalam memperdalam ilmu kimia. apalagi jika diajarkan dengan cara yang menyenangkan (dengan permainan, putar musik saat siswa mengerjakan tugas, memberikan reward kepada siswa yang mendapatkan hasil yang bagus), pasti siswa akan rindu menantikan kita hadir di kelas.

menurut saya agar menarik sedapat mungkin materi kimia yang kita ajarkan kepada anak didik kita kaitkan dengan kehidupan siswa/lingkungan sehari-hari,selain itu siswa diberi tahu manfaat dan tujuan kita mempelajari materi tersebut,sehingga siswa akan merasa bahwa materi itu memang diperlukan olehnya.