Bagaimana cara pembelajaran TIK yang terbagi 2 Sesi
Assalamu'alaikum
Mungkin sebuah masalah yang rumit di benak seorang guru seperti saya dalam situasi ini, berada dalam lingkungan pendidikan tingkat SMA yang sudah satu shift dalam mengajar TIK dimana Lab komputernya hanya satu untuk 3 tingkatan kelas, diperparah lagi dengan jadwal yang selalu bentrok hingga mengorbankan kelas lainnya, Sedikit curhat bagi para Rekan-rekan untuk mohon memberikan pencerahannya dikarenakan metode pembelajaran dikelas sangat berbeda dengan yang seharusnya dilaksanakan di Lab komputer karena memang prasarana yang dibutuhkan untuk mengajar TIK ini harus di ruang Laboratorium komputer, Seperti Halnya Semester 2 ini saya harus bentrok dengan rekan dalam pemakaian ruang prakteknya dengan Kelas 1 yaitu membahas Ms, Word dan Saya membahas Ms.Powerpoint.
Jika ada pencerahan mengenai cara pembelajaran yang menurut Bapak/Ibu/Rekan mohon dibls, tanpa harus mengganggu lagi dalam perubahan jadwal yang tidak memungkinkan.
Wassalam
hmmm...klo misalkan sekolah punya dana terbatas cobalah beli monitor dan keyboard serta VGA yg mendukung program bitwin saja gak usah dg CPUnya, sehingga nantinya komputer 1 bisa dipake untuk 4 user, dan tiap user itu akan merasa memakai personal komputer sendiri2 padahal di pake berempat. Kebetulan sekolah ane ada 3 pengajar TIK dan labnya hanya satu, ya terpaksa karo ada jam yg crash gantian make lab, mngkin disiasati minggu ini utk kelas X minggu brikutnya dipake kelas XI dst, Tp klo pengajarnya cumak satu....??? wah...gak tau lagi deh solusinya gimana
ane yang lebih parah lagi, di sekolah saya lab komputernya di jadikan sebagai warnet jadi bingung... soalnya bentuk ruanganya pake kamar sekat gitu jadi muridnya jadi salah tingkah ( pacaran ).... pening deh....
kapan ya.... pemerintah memberikan pasilitas yang memenuhi standard pendidikan
memang sebagai pengajar TIK di tingkat SMA jika fasilitas penunjang pembelajaran kurang terpenuhi kn menjadi kepusingan tersendiri,.
--
saya apresiasi positif agan dodolsgarut, dg sgala pengorbananya,.
tapi ya tentu ada yang dikorbankan sebagai guru TIK,..
----
ditempat kami tidak ada lab komputer, adanya lab berjalan, memang butuh pengkondisisan yang ekstra tapi pembelajaran dapat berlangsung ok.
--
bagi pengajar:
diluar pembelajaran resmi, marilah kita ajak anak2 utk menyukai OPENSOURCE,
--
selamat mengajar dan mengabdi,. semoga terhiting amal shaleh
memang sebagai pengajar TIK di tingkat SMA jika fasilitas penunjang pembelajaran kurang terpenuhi kn menjadi kepusingan tersendiri,.
--
saya apresiasi positif agan dodolsgarut, dg sgala pengorbananya,.
tapi ya tentu ada yang dikorbankan sebagai guru TIK,..
----
ditempat kami tidak ada lab komputer, adanya lab berjalan, memang butuh pengkondisisan yang ekstra tapi pembelajaran dapat berlangsung ok.
--
bagi pengajar:
diluar pembelajaran resmi, marilah kita ajak anak2 utk menyukai OPENSOURCE,
--
selamat mengajar dan mengabdi,. semoga terhiting amal shaleh
Setuju tugas tambahan wali kelas dan kepala lab TIK yang tidak termasuk salah satu point kriteria jam tambahan di 24 jam guru sertifikasi, mohon kiranya tugas wali kelas dan kepala Lab TIK itu dimasukkan juga sebagai point kriteria pelengkap dalam 24 jam guru sertifikasi agar dapat kami bersemangat mengurus dan membimbing anak wali dikelas dan di Lab TIK , semoga tulisan sederhana ini dapat membuka hati nurani kita semua untuk dipertimbang dan diwujudkan sebagaimana harapan semua guru yang ada di Indonesia yang kita cintai ini, salam pendidik. terima kasih!
jaman teknologi sekarang ini semua sudah dimudahkan, segala kendala dapat teratasi dengan berbagai solusi baik hardware maupun software.
Sebagai pengajar/guru TIK seharusnya jeli melihat tantangan dan peluang di dunia IT apalagi dari departemen sudah bersusah payah menggelontorkan bantuan program E-learning yang tujuannya adalah untuk memudahkan tatacara pengajaran kita secara global.
Kalau secara lokal/di kelas banyak solusi yang bisa kita manfaatkan, kita bisa membawa 5 komputer bahkan lebih secara virtual, untuk ini kita takperlu pusing masalah LAb dan semacamnya, yang perlu kita pertimbangkan dan perhatikan adalah pengetahuan individu dan kemampuan komputer/laptop pribadi untuk mengusung sebanyak-banyaknya PC-Virtual.
Jika OS anda memakai Windows pakai Virtual PC
Jika OS anda memakai Linux pakai VirtualBox,Zen atau VMware
Selamat mencoba....
Emang ga ada LCD lain, pagi hari teori dengan laptop sendiri di kelas pakai LCD, nanti siang hari baru diparktikkan. yang gampang jangan dipersulit mas...
kalo masalah komputernya pake net_computing,,, terus kalo masalah Lab ya bentrokan labya di Net_labting aja (sama kaya lab saya juga, caranya kita buka lab baru aja yang penting lab//) dengan mengtikkan script dibawah ini
conio.ch;
lab = var;
tabrakan = integer;
begin ;
start program;
tumburan ;
tambahan;
komite macet;
end;
end;

hahahahahah kasus yang sama gan...
kalo ane ya d siasati aja dengan menggunakan laptop ane sendiri gan n projektor yg ane beli sendiri make dana pribadi, ya emang kudu berkorban gan kita jadi guru, meskipun gaji gak seberapa tapi jika kita jalani semua dengan iklas pasti mendapat berkah gan.