Rela Berbagi Ikhlas Memberi

Pendataan Kembali Peserta Workshop Pengembangan Bahan Ajar dan Bahan Uji Berbasis TIK Tahun 2012

Berdasarkan hasil penjaringan peserta yang telah dilakukan sampai tanggal 15 Mei 2012, menunjukkan bahwa peserta yang berasal dari mata pelajaran kelompok IPS dan Umum masih sangat kurang, sedangkan untuk kelompok IPA, Matematika dan Ekonomi sudah terpenuhi. Berdasarkan hasil ini maka diberitahukan bahwa sekolah RSBI, Sekolah Pelaksana SKM-PBKL-PSB dan Sekolah Mitra yang belum melakukan registrasi peserta harap mengirimkan calon peserta Workshop untuk mata pelajaran sebagai berikut : Bahasa Jepang, Bahasa Jerman, PKn, Pendidikan Seni Budaya, Pendidikan Olah Raga dan Kesehatan, Geografi, Antropologi, Sosiologi, Sejarah.

Sekolah  RSBI, Sekolah Pelaksana SKM-PBKL-PSB dan Sekolah Mitra yang sampai saat ini belum mendaftarkan calon peserta dimohon segera mengirimkan 1 (satu) data calon peserta untuk salah satu mata pelajaran di atas, dan paling lambat diterima tanggal 20 (dua puluh) Mei 2012 melalui email : harahap09@yahoo.com, dan cc : budibo_prast@yahoo.com. Kepada Sekolah Pelaksana SKM-PBKL-PSB wajib menyertakan data calon peserta dari sekolah mitranya sesuai dengan yang telah diprogramkan. Sedangkan Sekolah Pelaksana SKM-PBKL-PSB yang telah mengirimkan daftar peserta tetapi belum mengirimkan daftar calon peserta sekolah mitranya, wajib mengirimkan kembali data terbarunya.

Untuk mempermudah pendataan, form pendataan peserta dikirimkan sesuai bentuk aslinya dan tidak diconvert dalam bentuk PDF maupun Image (JPG)

Prosedur dan Persiapan Pengembangan Bahan Ajar dan Bahan Uji Mandiri berbasiss TIK untuk Peserta Workshop Pengembangan Bahan Ajar dan Bahan Uji berbasis TIK Tahun 2012

Dalam rangka kegiatan Workshop Pengembangan Bahan Ajar dan Bahan Uji Mandiri Berbasis TIK yang akan dilaksanakan pada bulan Juni 2012, maka setiap peserta wajib membawa Bahan Ajar dan Bahan Uji sebagai bahan untuk praktik. Agar Hasil yang dibuat dapat dikembangkan untuk pengembangan bahan ajar Mandiri, maka Peserta perlu mempersiapkan materi sesuai dengan penugasan yang diberikan ( penugasan akan diberitahukan kemudian). Adapun Bahan-bahan yang harus disiapkan adalah sebagai berikut :

  1. Materi ajar dalam bentuk teks, gambar, grafik, video, audio atau bentuk lainnya ( disertai informasi mengenai sumber referensinya )
  2. Soal – soal latihan dan uji kompetensi yang sudah dianalisis dan sesuai dengan materi ajar
  3. Contoh bahan ajar yang sudah disusun sesuai dengan yang ditugaskan
  4. Silabus , SK-KD ( dalam SI ) sesuai dengan Kompetensi yang dikembangkan dalam materi ajar

Agar hasil yang diperoleh dapat maksimal maka dalam penyusunan bahan ajar mandiri, maka perlu ditetapkan prosedur pengembangan bahan ajar mandiri sesuai langkah-langkah berikut :

Asistensi dan Sinkronisasi Program Kerja R-SMA-BI tahun 2012

 Kepada
Yth. Pengelola R-SMA-BI
di seluruh Indonesia

Bersama ini kami sampaikan surat beserta dokumen asistensi dan sinkronisasi program kerja R-SMA-BI tahun 2012.
Naskah Panduan Pelaksanaan Program R-SMA-BI tahun 2012 akan segera kami susulkan setelah naskah tersebut dittd oleh Bapak Direktur Pembinaan SMA.
Mohon segera ditindaklanjuti.Untuk naskah berikut :

  1. RAB Bansos (untuk sekolah penerima dana bansos)
  2.  Data Isian Bansos (untuk sekolah penerima dana bansos)


Lampiran Dokumen SMA BI Tahun 2012

Mohon data tersebut segera dikirim paling lambat tanggal 10 Mei 2012 melalui email :

  1. sumarno_med@yahoo.com
  2. hanny_depdiknas@yahoo.com
  3. wali wilayah masing-masing sesuai pembagian wali wilayah terlampir

Perlu kami sampaikan juga surat beserta SPPD, kami kirimkan melalui pos.

Asistensi dan Sinkronisasi Program Pembinaan SMA Pelaksana SKM-PBKL-PSB (SMA Model) Tahun 2012

Kepada

Yth. Kepala Dinas Pendidikan  

Provinsi/Kabupaten Kota

 

Dalam rangka peningkatan mutu pendidikan di SMA, Direktorat PSMA Ditjen Pendidikan Menengah Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan tahun anggaran 2012 memprogramkan pembinaan terhadap 132 SMA Pelaksana SKM-PBKL-PSB yang tersebar di 33 provinsi di 116 kabupaten/kota. Melalui program pembinaan ini diharapkan akan diperoleh sejumlah sekolah yang dapat dijadikan sebagai benchmarking bagi sekolah lain dalam pencapaian SNP (SKM), penerapan pendidikan berbasis keunggulan lokal (PBKL) dan penerapan pusat sumber belajar (PSB). 

Untuk mempersiapkan pelaksanaan program pembinaan dan pemberian bantuan sosial tersebut, kami bermaksud melaksanakan workshop asistensi dan sinkronisasi program Pembinaan SMA Pelaksana SKM-PBKL-PSB pada 132 SMA, yang akan diselenggarakan sebagai berikut.

Tujuan Workshop :