Rela Berbagi Ikhlas Memberi

Redoks dan Elektrokimia


By joko - Posted on 19 November 2010

Keterangan
Uraian: 

Redoks adalah singkatan dari reduksi dan oksidasi. Seiring dengan meningkatnya pemahaman terhadap ilmu kimia, maka konsep redoks pun mengalami perkembangan. Dimana redoks tidak dapat dipisahkan dari Biloks (Bilangan Oksidasi). Penyetaraan reaksi redoks dapat dilakukan dengan cara setengah reaksi baik dalam keadaan basa maupun keadaan asam, dan dapat juga dilakukan dengan cara biloks dalam keadaan asam dan basa. Sementara elektrokimia erat hubungannya dengan arus lisrik dan reaksi kimia. Perubahan energi kimia menjadi energi listrik merupakan sel volta dan kebalikannya merupakan sel elektrolisis. Dalam hal ini korosi merupakan proses perubahan kimia. korosi atau perkaratan dapat merusak berbagai jenis logam, misalnya besi. Dan untuk pencegahannya kita dapat melakukan berbagai cara, salah satunya yaitu melakukan pengecatan pada permukaan logam.

Mapel: 
Kimia
Standar Kompetensi: 

Menerapkan konsep reaksi oksidasi-reduksi dan elektrokimia dalam teknologi dan kehidupan sehari-hari.

Kompetensi Dasar: 

Menerapkan konsep reaksi oksidasi-reduksi dalam sistem elektrokimia yang melibatkan energi listrik dan kegunaannya dalam mencegah korosi dan dalam industri

Indikator Ketuntasan: 
  • Menyetarakan reaksi redoks dengan cara setengah reaksi
  • Menyetarakan reaksi redoks dengan cara perubahan bilangan oksidasi (PBO)
  • Menuliskan lambang sel dan reaksi-reaksi yang terjadi pada sel volta
  • Menyimpulkan ciri-ciri reaksi redoks yang berlangsung secara spontan melalui percobaan
Kelas: 
Kelas XII
Semester: 
Semester 1
Pembuat: 

Reni Elsa, S.Si
SMA N 1 Muaro Jambi

Editor :
N. Tarigan
SMAK Kolese Santo Yosep Malang